Top Ad unit 728 × 90

Artikel Terbaru

recentposts

Rhododendron (Azalea)

Bila menginginkan bonsai berbunga, maka Azalea merupakan pilihan utama. Tanaman hias ini memang paling mudah ‘mengeluarkan’ bunganya yang indah. Kayu batangnya yang keras serta daunnya kecil-kecil, membuat tanaman hias ini cukup baik dibonsai.
kebunbibit.id

Azalea merupakan satu seri dari Rhododendron. Namun karena ketidaktahuan masyarakat, mereka justru menyebut semua rhododendron sebagai azalea. Mungkin awalnya rhododendron yang ada di negeri kita merupakan seri Azalea sehingga itulah yang dikenal oleh masyarakat. Dan akhirnya semua rhododendron yang masuk kemudian dinamakan pula azalea. Sosok tanaman dan bunga anggota rhododendron memang mirip satu dengan yang lain. Anggota rhododendron yang telah ditemukan tidak kurang dari 900 jenis, termasuk azalea.
Namun yang umum dibonsai hanya 2, yaitu R. lateritium dan R. obtusum, meskipun jenis lain dapat juga dibonsai. Kedua jenis tadi berkelopak bunga tunggal, berukuran bunga besar.

Kelebihan dan Kekurangannya
Rhododendron (azalea) mempunyai kelebihan bila dibonsai yaitu saat tidak berbunga binsai ini akan tetap menarik karena susunan cabang-cabangnya sangat menarik dan besar-besar. Sedangkan daunnya kecil-kecil kontras dengan bunganya yang besar. Bunganya berwarna cerah, indah, dan berukuran besar, sekali pun telah dibonsai. Namun bunganya yang besar ini juga bisa menjadi kelemahan dari bonsai azalea. Menurut Rachmat, dari Paguyuban Bonsai Cihideung Indah, Lembang, Bandung, bunga azalea yang besar akan membuat bonsai tampak muda. Padahal bonsai yang baik harus berkesan tua. Namun demikian bonsai azalea yang menampilkan bunga tetap digemari terutama oleh kaum Ibu dan juga pemula.
Kelemahan lain dari Azalea ini adalah pertumbuhannya relatif lambat sehingga untuk membentuk satu gaya perlu waktu lama untuk menunggu batang jadi besar. Karenanya gaya yang umum dipakai untuk bonsai azalea (rhododendron) adalah broom atau sapu terbalik. Ini disebabkan karena pada gaya ini pemotongan cabang tidak banyak dilakukan.

Perawatan
Sayangnya Azalea atau Rhododendron hanya akan memunculkan bunganya bila tumbuh di daerah tinggi yang bersuhu rendah. Sedangkan bila ditanam di daerah rendah sulit mengeluarkan bunganya. Tanaman ini juga menyukai sinar matahari penuh dan pH tanah agak masam 5,5 – 6.
Membonsai tanaman ini tidak sulit. Ia dapat ditanam melalui setek atau cangkokan. Dari bahan setek ini ia akan memunculkan akarnya setelah 4 minggu. Sedangkan melalui cangkok ia dapat dipisahkan dari tanaman induk setelah 2 – 3 bulan. Selanjutnya bibit ini ditanam dalam pot atau polibag dengan media yang terdiri dari humus 50%, tanah 20%, dan pasir 30%. Komposisi media ini dipilih karena azalea tidak menyukai kekeringan. Sebaliknya ia pun tidak menyukai akarnya tergenang air. Karena itu penyiraman dilakukan dengan melihat keadaan.
Saat menunggu besar, tanaman mulai dapat dilatih, baik dengan membentuk tanaman, maupun dengan mengarahkan cabang-cabangnya dengan kawat.
Pemupukan yang rutin diperlukan oleh azalea (Rhododendron). Meskipun ia sebenarnya bukan tanaman yang ‘rakus’ hara. Bila tanaman sudah berbunga baik dan memunculkan tunas-tunas baru (15 – 20 cm), pemupukan telah dapat dikurangi. Unsur hara yang diperlukan sama dengan tanaman lain yaitu N, P, dan K.
Rhododendron (Azalea) Reviewed by Unknown on 13.36 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Perawatan Tanaman Hias © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.