Top Ad unit 728 × 90

Artikel Terbaru

recentposts

Ketapang dan Ketepeng Serta Khasiatnya



Ketapang dan Ketepeng

Baik ketapang maupun ketepeng ditanam orang untuk dimanfaatkan keindahannya sebagai tanaman hias. Ternyata mereka juga berkhasiat sebagai jamu nenek moyang. Apanya?

kebunbibit.id

Mari kita meneropong pohon ketapang dulu. Pohon Terminalia catappa dari suku Combretaceae ini penghuni asli hutan dataran rendah Asia tropika, tapi ada yang kemudian dibudidayakan sebagai pohon hias bagi rumah kota pantai. Tajuk daunnya memang aneh, tidak berkumpul menjadi satu tapi jelas sekali berlapis-lapis. Cabang-cabangnya muncul dari batang secara serentak pada satu bidang yang sama, sehingga cabang itu tumbuh mendatar.

Mengerutkan kulit
Baik daun maupun kulit batang dan akarnya mengandung tannin, yang seperti kulit batang turi bang. Bersifat astringen, mengerutkan kulit. Kadarnya cukup jelas, antara 9-12 %, sehingga dapat dipakai mengobati radang selaput lendir rongga mulut dan sariawan.

Kulit batang satu jari (lk.6 cm) direbus dalam panci bersama air 2 gelas, sampai mendidih, lalu dibiarkan mendidih terus, sampai airnya tinggal separonya. Sari kulit inilah yang dipakai berkumur 4 kali sehari, seperti sari kulit batang turi.

Anti mejen
Buah ketapang yang sebesar 4x6 cm, berupa buah batu yang merah tua. Bentuknya lonjong, tapi mempunyai lunas tepian, sepasang. Biji di dalamnya terasa gurih enak, seperti biji amandel yang
dipakai membuat kue-kue tertentu dan pengisi bon-bon cokelat itu. Karena seperti amandel (almond), pohonnya lalu disebut Indian almond, di negara-negara yang penduduk pribuminya berbahasa Inggris.

Rasa gurih-gurih nyaman itu gara-gara lemak olein, palmitin dan stearin. Kadarnya lumayan tingginya, sampai bisa dimanfaatkan sebagai pencahar untuk mendobrak sakit mejen. Ibu-ibu yang sedang hamil dan sulit “ke belakang”, bisa diperlancar kepergiannya ke belakang itu, kalau mau makan biji ketapang ini sebagai jajan. Asal tidak terlalu keenakan sampai makan terlalu banyak. Kalau berlebihan, ibu kita justru bisa menderita diare.

Anti kurap
Ketepeng Cassia alata, sama sekali bukan kerabat ketapang, tapi dari suku Caesalpiniaceae, asal Amerika Selatan. Lazim juga disebut ketepeng kebo. Disebut ketepeng kebo, karena daun dan sosok tanamannya lebih kasar daripada ketepeng kecil, Cassia tora, yang berupa terna serendah 50 cm. Ketepeng kecil yang tumbuh menyemak ini lebih banyak dipakai sebagai penutup tanah kosong, daripada sebagai tanaman hias. Sosok tanamannya berupa perdu tegak, yang hanya rendah saja (lk.3m). Batangnya juga hanya sebesar lengan, tetapi ia pun banyak ditanam sebagai penghias taman, karena bunganya yang menggerombol dalam tandan berwarna kuning emas, bagus sekali. Sedangkan daunnya yang bersirip genap hijau lonjong, mempunyai sumbu tangkai yang merah jingga.

Daun inilah yang berkhasiat mengobati penyakit kurap (sejenis penyakit kulit), yang disebabkan oleh cendawan Trichophyton. Kulit yang terserang (biasanya kepala dan sela-sela jari kaki), menunjukkan bercak-bercak bulat belang, yang berbeda warnanya dengan kulit sekitarnya, sampai disebut ringworm, oleh orang-orang Inggris. Hanya ringnya yang tampak, sedangkan wormnya tidak ada. Daun ketepeng kebo begitu cespleng melawan kurap ini, sampai dulu pernah terkenal sebagai daun kurap.

Apanya yang berkhasiat?
Ketepeng kebo mengandung asam krisofanat (atau dihidroksimetilantrakinon) yang bersifat penumpas jamur, krisarobin (hasil reduksi krisofanat), yang juga antijamur, dan tannin yang bersifat pengerut, penghalus kulit. Krisarobin itu kalau pekat bisa merusak kulit, tapi kalau encer tidak begitu runyam. Untung ada tannin, yang mampu menutup dan menghaluskan lecet-lecet kulit. Maka, ketika salep dari daun ketepeng itu dioleskan pada kulit yang berkurap, ia sama sekali tidak “makan kulit”.

Salep ketepeng kebo dibuat sebagai berikut. Beberapa helai daun dipipis di atas batu pipisan yang digilas dengan batu penggilas, sambil diperciki air secukupnya, sampai lumat berubah menjadi semacam bubur. Kalau tidak ada batu pipisan, boleh juga memakai lumping berikut penumbuk (penggerus)-nya, untuk melumatkan daun itu. Bubur daun kemudian ditetesi sari jeruk nipis dan diaduk-aduk sekali lagi supaya merata, sampai halus seperti salep. Inilah yang dioleskan pada kulit yang terserang kurap.

Di Kalimantan, salep ini dipakai untuk
Detail lebih lengkap dan pemesanan tanaman bisa dilihat di kebunbibit.id
Ketapang dan Ketepeng Serta Khasiatnya Reviewed by Unknown on 10.20 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Perawatan Tanaman Hias © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.